Connect with us

Serdang Bedagai

Pesan WhatsApp Ketua TPHD Ir H Soekirman Dari Padang Arafah Saudi Arabia

admin

Published

on

| 20 views
Ketua TPHD Ir H Soekirman saat berada di Padang Arafah Saudi Arabia

PADANG ARAFAH, SAUDI ARABIA – Dalam kondisi sehat, Jemaah kloter 7 MES (Sergai, Tebing Tinggi, Nias) telah masuk ke pemondokan di Padang Arafah di tengah hari pengiriman Indonesia Arab Saudi (WS).

Kerja tim koordinasi ketua Kloter Husin Syarif, TPIHI Sarifuddin Daulay, seluruh Karom dan Karu jemaah tidak kesulitan masalah sarapan pagi di maktap, bus kenderaan menuju tempat wukuf.

“Ini bukti gotongroyong bangsa Indonesia membantu mengangkat beban apapun dan dimanapun,” tulis Ketua TPHD Kab Sergai
Ir H Soekirman lewat via WhatsApp langsung dari Padang Arafah, Arab Saudi dilansir Kadis Kominfo Drs Akmal Sabtu (10/8) tengah malam.

Disebutkan, persetujuan memberangkatkan jemaah risiko tinggi (risti) sudah dilakukan pagi hari sebelum dipindahkan ke Arafah. Pagi sekira pukul 08.00 WIB, para lansia berkursi roda sudah berubah menjadi lobi hotel.

Gunanyauntuk menghindari desakan dengan jamah lain. Bagi Jamaah sehat tetap di kamar sembari menunggu masing-masing Karom.

Rekam jejak medis jamaah lansia yang dimiliki Tim Kesehatan TKHI menjadi tugas penting untuk mengkontrol mereka.

Usai memberikan jamaah lansia risti berkursi roda, ditambah jamaah lain, bus berangkat dalam jadwal pertama.

Selanjutnya menerima karom 1 hingga 9 selesai dan maktap 6 Medan, jelas Soekirman.

Di Via WhatsApp itu, Soekirman mengirim pesan, walau dalam kondisi musafir pada Jum, di, jamaah tetap melakukan sholat Dzuhur dan ashar di jamak qhosor.

Saat itu Azan dikumandangkan oleh jemaah bernama Zul Lubis asal Kecamatan Sipispis Kabupaten Sergai, dan Iqomah oleh saya sendiri (Soekirman) dan diaktifkan sebagai imam Ust. Sulaiman asal Perbaungan, “tulisnya.

Khusukkan sholat di Arafah juga dituang Soekirman dalam pesan itu. Jamaah terlihat menangis sesungguknya mengingat kurang amal amal selama hidup.

Usai Dzikir, pembuat Makkah dari sektor 1 menyiapkan makan siang, minuman, dan buah. Selesai makan siang, makan siang sebentar di dalam ruangan.

Secara umum, seperti WC, air wudhu, air minum, dan ruang publik tersedia dengan baik.

Air kemasan dalam lemari pendingin tersedia disemua gang, dan gratis diambil kapan saja dibutuhkan.

“Bagi yang bosan di barak, tersedia bangku untuk menghirup udara / angin sambil berzikir.

Namun Soekirman menyayangkan kebiasaan merokok yang dilakukan jamaah lansia dalam kondisi udara yang relatif panas.

TPHD berkesematan  keliling komplek barak dan bersilaturahmi dengan jemaah Kloter Riau, Kalimantan Barat dan daerah lainnya.

Melihat bentuk pondokan mirip seperti jambore pramuka karena sistem zonasi membuat kita selalu bertemu dengan jemaah asal daerah lain dari Indonesia.

Salah satu dapur umum tempat memasak nasi. “Saya terkejut karena ternyata beras Thailand yang menggunakan energi kayu bakar menghasilkan aroma nasi liwet wangi dan pulen,” jelasnya.

Chef pemasak nasi diterbitkan dari Thailand, patani, Naratiwat. Ada 10 raksasa dan beras merk Aloha. 1 dandang memberikan 45 kg, pada saat kunjungan nasi untuk makan malam.

“Jarak dapur dengan pondok sekitar 50 m. Malam ini akan di isi dengan sholat jamaah dan tausyiah dari karom dan TPIHI,” tulis Soekirman asal Kloter 7 Embarkasi Medan. ( Rms14 / wkc)

Headline

Didaulat Pimpin “Kerabat” Periode 2019-2024 Joni Walker Tekad Satukan Orang Batak Se-Kab Sergai

admin

Published

on

By

Drs Joni Walker Manik MM Ketua "Kerabat" Periode 2019-2024 Kab.Serdang Bedagai

SERDANG BEDAGAI – Sosok bersahabat Ramah dan tegas Drs Joni Walker Manik MM kembali didaulat kembali sebagi Ketua Umum Kerukunan Masyarakat Batak (Kerabat) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) periode 2019-2024.

Dirinya bertekad akan menyatukan seluruh orang batak di Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara.

Joni didaulat pada rapat pengurus Kerabat yang digelar di Gedung Aula Literasi Dinas Pendikan Sergai Kec. Sei Rampah pekan lalu.

Hadir sebagai tokoh Batak hadir di acara itu, diundang oleh Drs H Ahmad Darwis Rambe, M Hasugian SE, Drs Horas FH Siboro, S Gultom, AF Purba, Drs Jon Lukman Damanik, Agus Salim Berutu, Firman Ginting, H Jawatner Naibaho, Charles Pardosi, Hency Siregar, Fitriani Harahap dan Nurhayati, Br Ginting.

Sahala Siburian menyetujui tanpil sebagai pemimpin saat itu mengatakan, periode kerabat periode 2024-2019 berakhir, diharuskan memililih kepengurusan baru.

Dr Joni Walker Manik MM untuk memimpin kembali Kerabat Sergai Periode 2019-2024.

Ada beberapa rekomendasi yang disetujui saat itu. Salah satunya mendaulat Drs Joni Walker Manik MM sebagai Ketua Umum Kerabat Sergai Periode 2019-2024 sekaligus sebagai formatur tunggal untuk menyusun kepengurusan Kerabat Sergai Periode 2019-2024.

Selanjutnya, meneguhkan Kerabat sebagai organisasi budaya. Rekomendasi yang terakhir mengulas kegiatan sarasehan budaya Batak di bumi Tanah Bertuah Negeri Beradad.

Lewat via WhatsApp Joni Walker Manik yang juga dibawa sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kab. Sergai Sabtu (7/9) membenarkan dirinya kembali menyetujui Ketua Umum “Kerabat” Kab Sergai Periode 2019-2024.

“Kepada tokoh tokoh Batak Sergai, saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, saya jalankan amanah ini dengan baik,” tulis Joni.

Memimpin Kerabat, Joni memiliki tekat akan terus menyatukan orang Batak di seluruh Kabupaten Sergai.

Joni membahas, “Kerabat” merupakan organisasi murni yang komit dan konsisten membahas tentang budaya tanpa dibalut kepentingan politik. (rms / wkc)

Continue Reading

Serdang Bedagai

Berikut Jumlah Hewan Qur’ban 1440 H di Kabupaten Sergai

admin

Published

on

By

Plh Bupati Sergai -H Dharma Wijaya saat mengunjungi lokasi pemotongan hewan Qurban 1440 H.Photo: Rahmadsyah/wakuban

SERGAI – “Kita mengalokasikan 75 Qur’ban terdiri dari 66 ekor sapi dan 9 ekor kambing di 17 Kecamatan,” jelas Plh Bupati H Dharma Wijaya usai sholat Idul Adha Minggu (12/8).

Dua lokasi pemotongan hewan Qur’ban Desa Firdaus dan Kecamatan Tanjung Beringin Dharma datang bersama Ketua DPC GOPTKI Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya, Para Asisten, Staf Ahli, Ketua OPD, tokoh agama, dan masyarakat sekitar.

Khusus hewan Qurban dan Bupati Sergai, Ir H Soekirman, bersama keluarga dialokasikan di Desa Tapak Meriah, Kecamatan Silinda.

Qurban an Wabub H Dharma Wijaya mengaokasikan hewan qurban di Lapas Tebingtinggi, Kec Sei Rampah dan Kec.Dolok Masihul.

Begitu juga hewan Qurban dan Setdakab Drs H Hadi Winarno, MM dan keluarga memilih berqurban di Makodim 0204 / DS.

Merujuk data Dinas Ketahanan Pangan ditambah jumlah hewan qurban dari berbagai masjid seluruh Kab Sergai, jumlah hewan qurban 1440 H di Tanah Bertuah Neeri Beradad itu mencapai 2.127 ekor dengan jumlah 980 ekor sapi dan 1.147 ekor kambing.

“Kecamatan Sei rampah menjadi wilayah penyumbang hewan terbanyak dengan total 179 ekor sapi dan 100 ekor kambing.

Jumlah yang bisa diperoleh, mengingat Tasrik Idul Adha, menunggu hingga tiga hari kedepan” jelas Dharma.

Jumlah ini sudah termasuk kontribusi 2 (dua) ekor sapi dari Pemprovsu sebagai kompensasi atas kontribusi Kabupaten Sergai yang termasuk 3 besar Kabupaten / Kota penyumbang hewan qurban di Sumut.

“Hewan qurban dari Pemprovsu tersebut disalurkan di Desa Pegajahan Kecamatan Pegajahan dan Desa Martebing Kecamatan Dolok Masihul,” jelasnya. ( Rms14 / wkc)

Continue Reading

Serdang Bedagai

Lokasi Sholat Idul Adha Plh Bupati Sergai H Dharma Wijaya

admin

Published

on

By

Plh Bupati Sergai H Dharma Wjaya bersalaman usai melaksanakan sholat Idul Adha 1440 H.Photo Rahmadsyah/wakuban

SERDANG BEDAGAI – Plh Bupati Sergai H Dharma Wijaya SE memilih Lapangan Sepak Bola Firdaus Sergai sebagai lokasi pelaksanaan sholat Idul Adha 1440 H Minggu (22/8).

Pagi tadi Dharma terlihat khusuk menjalankan ibadah sholat bersama dengan unsur Forkopimda, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD serta ratusan masyarakat Sergai.

Khutbah Idul Adha oleh ketua Baznas Sergai
Drs H Hasful Huznain, SH, maka Idul Adha disebut juga “Hari Raya Haji” sebagai momentum pelaksanaan rukun islam.

Gambaran jutaan umat Islam dari berbagai penjuru dunia bagai lautan luas yang mendukung di padang Arafah tandus menjadi tausiah awal pagi itu.

Tausiah bercerita saat Nabi Adam dan Hawa saat mengarungi dunia sepi tanpa penghuni.

Padang Arafah menjadi lokasi pertemuan bagi keduanya.Begitu juga Ibrahim, istri dan Ismail  membuka lembaran sejarah dalam kehidupan manusia dalam bertaqwa.

Gambaran dalam Al-Quran surah Al-Hajj ayat 27 yang berarti “dan berserulah bagi manusia untuk mengerjakan Haji, niscaya mereka akan datang keMu dengan berjalan kaki mengendarai unta dasi yang datang dari  penjuru yang jauh.

Ratusan ibu hingga jutaan umat Islam berbagi penjuru dunia persahabatan di daerah gurun pasir berbatu yang tandus, di bawah sengatan terik matahari, Arafah, Mina dan Makkataul, Makkaramah  bersyukur tanpa letih  dan berharap hanya ingin memperoleh ridho Allah dalam memenuhi panggilan Illahi. ( rms14 / wkc)

Continue Reading

Trending