Connect with us

Tebing Tinggi

Saat Penyerahan SK CPNS Formasi 2018, Ini Pesan Walikota kepada ASN Soal Sosmed

admin

Published

on

| 23 views
Seorang CPNS saat menerima SK di Balai Kota kawasan Jl.Dr Sutomo.

TEBINGTINGGI – Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan menyerahkan SK CPNS kepada 132 orang formasi pelamar umum tahun 2018 .

Suasana riang menyelimuti para abdi negara itu terlihat saat apel pagi gabungan di Balai Kota kawasan Jl.Dr Sutomo Senin (24/4/2019).

Di pagi cerah itu, Umar menyampaikan,di Tebingtinggi tingkat persentase partisipasi masyarakat dalam pemilu serentak pekan lalu mencapai 84 persen.

Angka tersebut telah melewati target partisipasi nasional 77.5 persen. Ucapan terima kasih Umar pun mengalir.

” Pemilu Sukses, terima kasih atas partisipasi masyarakat dan ASN,” ucapnya.

Peran aktif ASN mengajak untuk mempergunakan hak pilih menjadi sikap Netral ASN menjalankan roda demokrasi.

Soal rekapitulasi hasil suara Pemilu serentak 2019, Umar meminta masyarakat untuk tetap bersikap sabar sembari menunggu dan menghormati RealCount lembaga Komisi Pemilihan Umum.

Penekanan untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan menjadi landasan kebangkitan bangsa.

Justru suasana terpecah belah menjurus kearah konflik akan membuat bangsa Indonesia semakin mundur.

Berbagai cara menghindari hal itu menurut Umar dapat dilakukan.Salah satunya tidak melakukan tindakan provokasi melalui postingan

” Saya menekankan tidak ada ASN ikut memposting dan berkomentar di sosmed,itu bukan pekerjaan ASN, berfikir sebelum mengkritik, sanksi dan hukuman menanti,” ucap Umar ringkas.

Pihaknya menjabarkan perihal rekruitmen ASN baru tanpa aksi sogok,tekanan hingga backing.Hal itu merupakan bukti bahwa Pemerintah telah bekerja dengan baik

“Bekerjalah dengan baik, jangan mengharapkan kekayaan,karena keinginan itu sia sia,ASN merupakan ladang pengabdian,” ucapnya.

Suasana menggembirakan itu diwarnai dengan sesi penyematan penyerahan penghargaan dari BPJS Ketenagkerjaan Tebingtinggi kepada Walikota Umar atas keikutsertaan tenaga honorer menjadi peserta BPJS.

Reporter : Rahmadsyah

Headline

3 Inovasi Besutan Umar Zunaidi Wujudkan Visi Misi Pembangunan

admin

Published

on

By

Walikota -Saat menandatangani pelepasan balon udara di Halaman Balai Kota Kawasan Jl.Dr.Sutomo Senin (1/7/2019) petang. (Foto : Rahmadsyah/WAKUBAN.CO)

TEBING TINGGI – Kota Tebingtinggi Sumatera Utara diusia 102 tahun pada Senin 1 Juli 2019 kemarin tengah melakukan 3 Inovasi, membuat inovasi ekonomi, infrastruktur dan tata kelola pemerintahannnya.

Kinerja tersebut terungkap saat Walikota Ir H Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan sambutan saat acara puncak pada Hari Jadi Tebingtinggi Sumatera Utara ke-102 dalam rapat paripurna Istimewa di Gedung DPRD di Balai Kota Senin (1/7).

Salah satunyanya melalui dimensi Infrastruktur penghargaan Adipura 4 kali lipat serta dimensi tata kelola pemerintahan sebagai nominasi juara nasional bidang pengargaan pembangunan.

“Tebingtinggi menyandang terbaik I tahun 2019 tingkat pembangunan daerah Sumut,” kata Umar.

Tentunya, beberapa capaian prestasi tersebut merupakan buah kerja keras dan kolaborasi aktif seluruh elemen.

“Terima kasih saya kepada seluruh warga kota, peran aktif warga menjadi penting bagi pengembangan pembangunan dan visi misi kota Tebingtinggi kita,” sebutnya.

Pemberian Cindramata – saat berada di Galeri Rumah Dinas Walikota kawasan Jl.Dr.Sutomo (Foto Istimewa: Rahmadsyah / WAKUBAN.CO)

Hadir sebagai ketua DPRD Muhammad Yuridho Chap, Wakil Ketua Muhammad Hazly Ashari, Chairil Mukmin Tambunan terlihat hadir.

Begitu juga keterwakilan Gubernur Sumatera Utara, Kadispora Provinsi Sumut H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si, Kepala Balai besar Peningkatan Produktivitas Kemnaker RI Chairul Fadli Harahap, Staf khusus Menaker Maria Magdalena, Komisaris PT. Sumber Data Infrastruktur Mapska Muda Nodr Pramadi, dan Unsur Forkopimda serta Dirut Bank Sumut M. Budi Utomo.

Pejabat daerah Kab.Batubara Oki Iqbal Prima, Sekretariat lembaga Produktifitas Pangan Nasional Sanggam Purba dan sekdako juga terlihat berada di podium utana gedung Parlemen itu.

” Sebelumnya kita berjiarah ke Makan Datuk Bandar Kajum,” sebut Umar saat wawancara.

Sambutan Gubernur Sumatera Utara oleh H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si, mengajak masyarakat untuk selalu intropeksi terhadap capaian pembangunan dan kesejahteraan sebagai langkah rekonstruksi pertahanan dan perbaikan kebaikan dengan landasan komitmen kebersamaan saling menguatkan dalam peran menuju suksesnya pembangunan.

Sejumlah mantan Walikota H Amiruddin Lubis, Wakil Walikota Drs H Syahriel Hafzein, Ketua DPRD dan Maestro pencipta mars Tebingtinggi memeperoleh cindramata penghargaan atas dedikasi dan peran aktif pembangunan kota itu.

Sebuah MoU terjalin antara Pemerintah Kota dengan Kepala Balai besar Produktivitas bekasi Kemenker RI tentang penyelenggaraan program peningkatan produktifitas perangkat daerah, dunia usaha dan masyarakat.

Begitu juga dengan rancanagan kerja pengembangan SmartCity di Kota itu dijalin bersama dengan PT. Sumber data Infrastruktur jakarta.

MoU lain juga dilakukan, antara kepala BPKPAD, Jefri Sembiring dengan PT. bank Sumut Achmad Ferry Afandy.

Seklaigus tahapan lounching Tapping Box untuk pajak hotel dan restoran serta launching aplikasi surat pemberitahuan pajak daerah.

Begitu juga sesi Penyerahan Coorporate Sosial Responsibity(CSR) dari PT. Bank sumut kepada dinas PMPPTSP (peningkatakan kualitas pelayanan publik penyediaan fasilitas ruang bermain anak, ruang laktasi dan kamar mandi), Dinas Perpustakaan (pengadaan komputer server layanan), Dinas Pemuda dan Olahraga (pengadaan aplikasi kolam renang cetak tiket masuk).

Terkait dengan tali asih dan 25 paket sembako untuk 100 orang kaum dhuafa dari Pemerintah dan Bank Bank Negara Indonesia (BNI). ( rms14 / wkc)

Continue Reading

Event

Geger, Pemanen Sawit Temukan Bayi Dikerumuni Semut Berbalut Seragam Sekolah

admin

Published

on

By

Kondisi - Bayi perempuan malang yang dibuang di tengah areal perkembunan sawit perkebuan Paya Pinang Sergai Sumatera Utara

TEBING TINGGI –  Senin (17/6/2019) pkl 09.00 WIB, mendadak ratusan warga yang bermukim di kawasan Afdeling I perkebunan PT.PD Paya Pinang, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai geger.

Ratusan warga dikejutkan oleh penemuan seorang bayi perempuan memprihatinkan berkondisi dikerumuni semut angkrang dibalut kain putih diduga seragam sekolah SLTP di bawah areal tanaman pohon sawit.

Manager perkebunan PT.PD Paya Pinang, Rustam kepada ketika diwawancarai menjelaskan, penemuan bayi perempuan hidup tersebut diketahui Indra Syahputra (42) karyawan perkebunan yang bermukim di Pondok 2 kawasan itu.

Rustam bercerita, waktu panen pagi itu, Indra dikejutkan oleh suara isak tangis seperti anak bayi diarel perkebunan perusahaan itu.

Rasa penasaran menyelimuti benak Indra dan berusaha mencari asal suara yang dianggap Indra tak lazim di dengar ditengah kerimbunan pohon sawit.

Alangkah terkejutnya, Indra melihat sosok bayi bertalipusar dikerumuni semut jenis angkrang yang terbungkus kain putih diduga seragam sekolah bertuliskan SMP Negeri 7 kelas 9.

” Ketakutan dia, saat itu, Indra langsung menghubungi mandor, selanjutnya mandir mengubungi saya, bersama kami menuju TKP,” jelas Rustam.

Kejadian itu benar, tanpa pikir panjang, Rustam langsung membawa bayi malang itu ke klinik terdekat di komplek perkebunan Paya Pinang untuk diberi pertolongan secara medis.

Bidan desa Mentari (28) yang bertugas di klinik itu langsung memberikan perawatan medis. Beberapa jam kemudian, diketahui bayi malang itu berkelamin perempuan dengan berat badan 2,8 Kg dengan panjang diperkirakan 47 cm.

Pihak Kepolisian Polres dan Sektor Tebingtinggi langsung menuju dan olah TKP.

Kanit Reskrim Polsek Tebingtinggi Iptu Mhd.Amin membenarkan, ditemukan sesosok bayi berjenis kelanin perempuan oleh pemanen sawit dengan kondisi terbungkus kain putih dibawah pohon sawit di areal perkebunan Paya Pinang.

” Bayi masih sehat dan dirawat di klinik, dugaan sementara bayi hasil hubungan gelap, kasus masih dalam penyelidikan petugas, pelaku pembuang bayi masih dalam tahap pencaharian,” jelas Iptu Amin.(rms14/wkc)

 

Continue Reading

Event

Geger, Ditemukan Bayi Dikerumuni Semut Berbalut Seragam Sekolah

admin

Published

on

By

Bayi perempuan malang saat ditemukan dibawah areal perkebunan sawit

TEBING TINGGI –  Senin (17/6/2019) pkl 09.00 WIB, mendadak semua warga yang bermukim di kawasan Afdeling I perkebunan PT.PD Pinaya, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai geger.

Ratusan warga dikejutkan oleh penemuan seorang perempuan betina memprihatinkan berkondisi dikerumuni semut angkrang dibalut kain putih dengan seragam sekolah SLTP di bawah areal tanaman pohon kelapa sawit.

Manajer perkebunan PT.PD Paya Pinang, Rustam untuk kompilasi diwawancarai menjelaskan, penemuan bayi perempuan bernama Indra Syahputra (42) perusahaan perkebunan yang bermukimim di Pondok 2 kawasan itu.

Rustam bercerita, waktu panen pagi itu, Indra dikejutkan oleh suara isak tangis seperti anak bayi diarel pabrik perusahaan itu.

Rasa penasaran menyelimuti benak Indra dan mencari asal suara yang diambil Indra tak lazim di dengar ditengah kerimbunan pohon sawit.

Alangkah terkejutnya, Indra melihat sosok bayi bertalipusar yang dikerumuni semut jenis angkrang yang terbungkus kain putih yang didukung seragam sekolah bertuliskan SMP Negeri 7 kelas 9.

“Ketakutan dia, saat itu, Indra langsung menghubungi mandor, selanjutnya mandir mengontak saya, bersama kami menuju TKP,” jelas Rustam.

Kejadian itu benar, tanpa berpikir panjang, Rustam langsung membawa bayi malang ke klinik terdekat di Paya Pinang untuk diberi pertolongan secara medis.

Bidan desa Mentari (28) yang menyediakan di klinik itu langsung memberikan perawatan medis. Beberapa jam kemudian, diketahui bayi malang itu berkelamin perempuan dengan berat badan 2,8 Kg dengan panjang diperkirakan 47 cm.

Pihak Kepolisian Polres dan Sektor Tebingtinggi langsung menuju dan olah TKP.

Kanit Reskrim Polsek Tebingtinggi Iptu Mhd.Amin membenarkan, ditemukan sesosok bayi berjenis kelanin perempuan oleh pemanen penanaman dengan menggunakan kain terbungkus putih di bawah pohon kelapa sawit di perkebunan Paya Pinang.

“Bayi masih sehat dan teridentifikasi di klinik, dugaan sementara bayi hasil hubungan hitam, kasus masih dalam perlindungan petugas, perlindungan pembuang bayi masih dalam keadaan mabuk,” jelas Iptu Amin. ( Rms14 / wkc)

 

Continue Reading

Trending