Connect with us

Tebing Tinggi

Serapan Anggaran Minim Hambat Pembanguan,Walikota Umar : Kita Apresiasi Lahirnya TP4D Kejaksaan

admin

Published

on

| 47 views
Seluruh OPD ,Ka Kecamatan ,Ka Kelurahaan saat Menghadiri Acara Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum TP4D Tebingtinggi.

Tebingtinggi,WAKUBAN.CO – Penyerapan anggaran menjadi salah satu faktor penting yang akan menstimulasi perekonomian guna mendongkrak pembangunan.

Kerap kali persoalan serapan anggaran itu menjadi masalah di tubuh Pemerintah di tingkat daerah/tahun.

Di Tebingtinggi Sumatera Utara. Kurang optimalnya persoalan serapan tersebut ditenggarainya akibat tingginya rasa takut yang dialami oleh Pengguna Anggaran (PA) KPA,PPK,PPTK dan Bendahara saat menjalankan program dan kegiatan.

Kondisi itu terungkap saat Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan pidatonya di acara pembukaan sosialisasi/penyuluhan hukum tentang TP4D di Grand Gedung Balai Pertemuan Kartini kawasan G Leuser Selasa(2/4/2019).

Kendati diwakili Pj Serdako kota itu. Seluruh kepala OPD ,Ka Kecamatan dan Ka Kelurahan terlihat tekun mendengar pidato berdurasi 1 jam tersebut.

Lahirnya Tim Pengawal dan Pengaman Perintahan dan Pembangunan Daerah(TP4D) guna mengawal, menjaga dan mengamankan proses penyelengaraan pemerintahan sangat diapresiasi Umar beserta jajarannya.

Pengawalan dimulai dari proses perencanaan,pelaksanaan,pengawasan,pencegajan penyimpangan penhadaan barang dan jasa hingga percepatan penyerapan anggaran.

Menurut Umar, hal tersebut merupakan langkah penting sebagai salah satu upaya dalam mendorong pemerintahan bersih dan bebas korupsi.

” Pembangunan di Tebingtinggi dapat berjalan sesuai ketentuan yanga berlaku.” Jelas Umar.

Kepala Kejaksaan(Kajari) Tebingtinggi Muhammad Novel menjelaskan, bahwa hasil laporan Walikota H Umar Zunaidi di Kantor Gubernur dengan hasil pemeriksaan tanpa temuan menjadi awal terbentuknya TP4D.

Hal itu berkat kerjasama antara pemangku kepentingan dan pejabat dengan tanggung jawab bersama TP4D.

” Kedepan hal ini akan terus kita lakukan secara bersama sama.” Kata Novel.

Reporter : Rahmadsyah

Headline

3 Inovasi Besutan Umar Zunaidi Wujudkan Visi Misi Pembangunan

admin

Published

on

By

Walikota -Saat menandatangani pelepasan balon udara di Halaman Balai Kota Kawasan Jl.Dr.Sutomo Senin (1/7/2019) petang. (Foto : Rahmadsyah/WAKUBAN.CO)

TEBING TINGGI – Kota Tebingtinggi Sumatera Utara diusia 102 tahun pada Senin 1 Juli 2019 kemarin tengah melakukan 3 Inovasi, membuat inovasi ekonomi, infrastruktur dan tata kelola pemerintahannnya.

Kinerja tersebut terungkap saat Walikota Ir H Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan sambutan saat acara puncak pada Hari Jadi Tebingtinggi Sumatera Utara ke-102 dalam rapat paripurna Istimewa di Gedung DPRD di Balai Kota Senin (1/7).

Salah satunyanya melalui dimensi Infrastruktur penghargaan Adipura 4 kali lipat serta dimensi tata kelola pemerintahan sebagai nominasi juara nasional bidang pengargaan pembangunan.

“Tebingtinggi menyandang terbaik I tahun 2019 tingkat pembangunan daerah Sumut,” kata Umar.

Tentunya, beberapa capaian prestasi tersebut merupakan buah kerja keras dan kolaborasi aktif seluruh elemen.

“Terima kasih saya kepada seluruh warga kota, peran aktif warga menjadi penting bagi pengembangan pembangunan dan visi misi kota Tebingtinggi kita,” sebutnya.

Pemberian Cindramata – saat berada di Galeri Rumah Dinas Walikota kawasan Jl.Dr.Sutomo (Foto Istimewa: Rahmadsyah / WAKUBAN.CO)

Hadir sebagai ketua DPRD Muhammad Yuridho Chap, Wakil Ketua Muhammad Hazly Ashari, Chairil Mukmin Tambunan terlihat hadir.

Begitu juga keterwakilan Gubernur Sumatera Utara, Kadispora Provinsi Sumut H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si, Kepala Balai besar Peningkatan Produktivitas Kemnaker RI Chairul Fadli Harahap, Staf khusus Menaker Maria Magdalena, Komisaris PT. Sumber Data Infrastruktur Mapska Muda Nodr Pramadi, dan Unsur Forkopimda serta Dirut Bank Sumut M. Budi Utomo.

Pejabat daerah Kab.Batubara Oki Iqbal Prima, Sekretariat lembaga Produktifitas Pangan Nasional Sanggam Purba dan sekdako juga terlihat berada di podium utana gedung Parlemen itu.

” Sebelumnya kita berjiarah ke Makan Datuk Bandar Kajum,” sebut Umar saat wawancara.

Sambutan Gubernur Sumatera Utara oleh H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si, mengajak masyarakat untuk selalu intropeksi terhadap capaian pembangunan dan kesejahteraan sebagai langkah rekonstruksi pertahanan dan perbaikan kebaikan dengan landasan komitmen kebersamaan saling menguatkan dalam peran menuju suksesnya pembangunan.

Sejumlah mantan Walikota H Amiruddin Lubis, Wakil Walikota Drs H Syahriel Hafzein, Ketua DPRD dan Maestro pencipta mars Tebingtinggi memeperoleh cindramata penghargaan atas dedikasi dan peran aktif pembangunan kota itu.

Sebuah MoU terjalin antara Pemerintah Kota dengan Kepala Balai besar Produktivitas bekasi Kemenker RI tentang penyelenggaraan program peningkatan produktifitas perangkat daerah, dunia usaha dan masyarakat.

Begitu juga dengan rancanagan kerja pengembangan SmartCity di Kota itu dijalin bersama dengan PT. Sumber data Infrastruktur jakarta.

MoU lain juga dilakukan, antara kepala BPKPAD, Jefri Sembiring dengan PT. bank Sumut Achmad Ferry Afandy.

Seklaigus tahapan lounching Tapping Box untuk pajak hotel dan restoran serta launching aplikasi surat pemberitahuan pajak daerah.

Begitu juga sesi Penyerahan Coorporate Sosial Responsibity(CSR) dari PT. Bank sumut kepada dinas PMPPTSP (peningkatakan kualitas pelayanan publik penyediaan fasilitas ruang bermain anak, ruang laktasi dan kamar mandi), Dinas Perpustakaan (pengadaan komputer server layanan), Dinas Pemuda dan Olahraga (pengadaan aplikasi kolam renang cetak tiket masuk).

Terkait dengan tali asih dan 25 paket sembako untuk 100 orang kaum dhuafa dari Pemerintah dan Bank Bank Negara Indonesia (BNI). ( rms14 / wkc)

Continue Reading

Event

Geger, Pemanen Sawit Temukan Bayi Dikerumuni Semut Berbalut Seragam Sekolah

admin

Published

on

By

Kondisi - Bayi perempuan malang yang dibuang di tengah areal perkembunan sawit perkebuan Paya Pinang Sergai Sumatera Utara

TEBING TINGGI –  Senin (17/6/2019) pkl 09.00 WIB, mendadak ratusan warga yang bermukim di kawasan Afdeling I perkebunan PT.PD Paya Pinang, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai geger.

Ratusan warga dikejutkan oleh penemuan seorang bayi perempuan memprihatinkan berkondisi dikerumuni semut angkrang dibalut kain putih diduga seragam sekolah SLTP di bawah areal tanaman pohon sawit.

Manager perkebunan PT.PD Paya Pinang, Rustam kepada ketika diwawancarai menjelaskan, penemuan bayi perempuan hidup tersebut diketahui Indra Syahputra (42) karyawan perkebunan yang bermukim di Pondok 2 kawasan itu.

Rustam bercerita, waktu panen pagi itu, Indra dikejutkan oleh suara isak tangis seperti anak bayi diarel perkebunan perusahaan itu.

Rasa penasaran menyelimuti benak Indra dan berusaha mencari asal suara yang dianggap Indra tak lazim di dengar ditengah kerimbunan pohon sawit.

Alangkah terkejutnya, Indra melihat sosok bayi bertalipusar dikerumuni semut jenis angkrang yang terbungkus kain putih diduga seragam sekolah bertuliskan SMP Negeri 7 kelas 9.

” Ketakutan dia, saat itu, Indra langsung menghubungi mandor, selanjutnya mandir mengubungi saya, bersama kami menuju TKP,” jelas Rustam.

Kejadian itu benar, tanpa pikir panjang, Rustam langsung membawa bayi malang itu ke klinik terdekat di komplek perkebunan Paya Pinang untuk diberi pertolongan secara medis.

Bidan desa Mentari (28) yang bertugas di klinik itu langsung memberikan perawatan medis. Beberapa jam kemudian, diketahui bayi malang itu berkelamin perempuan dengan berat badan 2,8 Kg dengan panjang diperkirakan 47 cm.

Pihak Kepolisian Polres dan Sektor Tebingtinggi langsung menuju dan olah TKP.

Kanit Reskrim Polsek Tebingtinggi Iptu Mhd.Amin membenarkan, ditemukan sesosok bayi berjenis kelanin perempuan oleh pemanen sawit dengan kondisi terbungkus kain putih dibawah pohon sawit di areal perkebunan Paya Pinang.

” Bayi masih sehat dan dirawat di klinik, dugaan sementara bayi hasil hubungan gelap, kasus masih dalam penyelidikan petugas, pelaku pembuang bayi masih dalam tahap pencaharian,” jelas Iptu Amin.(rms14/wkc)

 

Continue Reading

Event

Geger, Ditemukan Bayi Dikerumuni Semut Berbalut Seragam Sekolah

admin

Published

on

By

Bayi perempuan malang saat ditemukan dibawah areal perkebunan sawit

TEBING TINGGI –  Senin (17/6/2019) pkl 09.00 WIB, mendadak semua warga yang bermukim di kawasan Afdeling I perkebunan PT.PD Pinaya, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai geger.

Ratusan warga dikejutkan oleh penemuan seorang perempuan betina memprihatinkan berkondisi dikerumuni semut angkrang dibalut kain putih dengan seragam sekolah SLTP di bawah areal tanaman pohon kelapa sawit.

Manajer perkebunan PT.PD Paya Pinang, Rustam untuk kompilasi diwawancarai menjelaskan, penemuan bayi perempuan bernama Indra Syahputra (42) perusahaan perkebunan yang bermukimim di Pondok 2 kawasan itu.

Rustam bercerita, waktu panen pagi itu, Indra dikejutkan oleh suara isak tangis seperti anak bayi diarel pabrik perusahaan itu.

Rasa penasaran menyelimuti benak Indra dan mencari asal suara yang diambil Indra tak lazim di dengar ditengah kerimbunan pohon sawit.

Alangkah terkejutnya, Indra melihat sosok bayi bertalipusar yang dikerumuni semut jenis angkrang yang terbungkus kain putih yang didukung seragam sekolah bertuliskan SMP Negeri 7 kelas 9.

“Ketakutan dia, saat itu, Indra langsung menghubungi mandor, selanjutnya mandir mengontak saya, bersama kami menuju TKP,” jelas Rustam.

Kejadian itu benar, tanpa berpikir panjang, Rustam langsung membawa bayi malang ke klinik terdekat di Paya Pinang untuk diberi pertolongan secara medis.

Bidan desa Mentari (28) yang menyediakan di klinik itu langsung memberikan perawatan medis. Beberapa jam kemudian, diketahui bayi malang itu berkelamin perempuan dengan berat badan 2,8 Kg dengan panjang diperkirakan 47 cm.

Pihak Kepolisian Polres dan Sektor Tebingtinggi langsung menuju dan olah TKP.

Kanit Reskrim Polsek Tebingtinggi Iptu Mhd.Amin membenarkan, ditemukan sesosok bayi berjenis kelanin perempuan oleh pemanen penanaman dengan menggunakan kain terbungkus putih di bawah pohon kelapa sawit di perkebunan Paya Pinang.

“Bayi masih sehat dan teridentifikasi di klinik, dugaan sementara bayi hasil hubungan hitam, kasus masih dalam perlindungan petugas, perlindungan pembuang bayi masih dalam keadaan mabuk,” jelas Iptu Amin. ( Rms14 / wkc)

 

Continue Reading

Trending