Connect with us

Musik

Ini Kata Wabub H Dharma Wijaya Soal 4 Poin Penting dalam Pramuka

admin

Published

on

| 16 views
Wabub Serdang Bedagai H Dharma Wijaya SE bersama Ka Kwarcab Pramuka Drs Joni Walker Manik MM

WAKUBAN.CO, Serdang Bedagai – Wakil Bupati Sergai H Dharma Wijaya mengingatkan, ada empat poin dasar penting dalam pramuka yang harus selalu diingat.

“Dasar Negara Pacasila dan semboyan Bhineka Tunggal Ika  menjadi landasan untuk merawat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia adalah satu satu poin itu,” ujar Wabub dalam Latihan Gabungan Pramuka Penegak dan Pandega se-Sergai Tahun 2019 di Lapangan Erry-Soekirman Kecamatan Dolok Masihul, Sabtu (26/1).

Selanjutnya Dharma menegaskan, Pramuka agar terus menjadi generasi berpestasi dalam berbagai bidang karya. Prestasi itu akan membawa peluang generasi muda untuk menjadi pemimpin bangsa.

“ Kami titipkan masa depan Indonesia dimasa kejayaan yang telah lama kita nantikan,”kata Dharma.

Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradad di Sumatera Utara itu telah memiliki “ Kawah Candradimuka”, yaitu sebuah lokasi khusus melatih hingga  melahirkan pramuka tangguh, unggul dan berbudi luhur.

 

Infotainment

Arsy Widianto Bangga Lagunya Jadi Soundtrack ‘The Way I Love You

admin

Published

on

By

Foto: Asep Syaifullah

Jakarta – Arsy Widianto bangga dan bersyukur lagu ‘Dengan Caraku’ menjadi salah satu soundtrack di film ‘The Way I Love You’. Menurutnya hal itu adalah pencapaian yang luar biasa.

“Ini pertama kalinya lagu aku menjadi soundtrack film salah satu film, dan menurut aku ini suatu pencapaian yang sangat luar biasa dan aku sangat mensyukuri banget,” ujar Arsy saat bertemu di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (1/2) malam.

Menjadi pengisi di salah satu soundtrack film ini ternyata belum pernah terpikirkan bagi Arsy. Hal tersebut membuat Arsy terus merasa bersyukur dan justru ingin terus belajar lagi.

“Jujur gak pernah terpikirkan untuk sampai jadi soundtrack film, karena kan dalam fikiran aku, aku buat lagu buat karya aja buat yang baik, seberapa banyak yang denger seberapa banyak bisa pencapaian itu kan Tuhan,” lanjut Arsy.

“Emang si rata-rata soundtrack film yang buat rata-rata yang lebih pakar, kaya yang lebih bagus juga, makannya dengan aku mendapatkan hasil seperti ini, justru aku harus lebih semangat lagi belajarnya,” tutup Arsy.

Anak dari musisi Yovie Widianto itu memgungkapkan bukanlah sebuah beban mengisi soundtrack di film ‘The Way I Love You’. Arsy juga berharap lagunya dapat membawa berkah bagi dunia perfilman di Indonesia.(nkn/nkn)

sumber : detikcom

Continue Reading

Infotainment

Diganti Seventeen, Seharusnya Element yang Tampil di Tanjung Lesung

admin

Published

on

By

WAKUBAN.CO | Jakarta – Band Element nyaris menjadi korban bencana tsunami yang terjadi di Tanjung Lesung Beach Resort, Sabtu (22/12/2018) malam. Awalnya, Element sempat diundang untuk tampil di acara Employee Gathering PLN UIT JBB.

Namun entah apa penyebabnya, pihak penyelenggara membatalkan tawaran kepada Element. Sebagai ganti, Seventeen pun diumumkan sebagai pengisi acara tersebut.

Didi Element saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Rans Entertainment menceritakan fakta di balik acara yang digelar di pesisir Pantai Anyer itu. Didi menjelaskan awalnya Element yang harus tampil dan sudah ada kesepakatan. Namun karena satu dan lain hal, Seventeen-lah yang akhirnya mengisi event tersebut.

“Sebenarnya yang tampil di acara itu Element. Sudah deal harganya, kamarnya, segala macam sudah oke. Tahu-tahu dikabarkan bahwa, ‘Maaf Element kita enggak jadi, kita pakainya Seventeen‘,” jelasnya.

Element mengaku shock saat tahu di lokasi acara yang seharusnya mereka manggung itu, terjadi tsunami dahsyat yang menyebabkan tiga personel Seventeen meninggal dunia.

Mendengar kabar tersebut, Didi Riyadi lantas mengadakan rapat bersama anggota Element lainnya dan tim Rans Entertainment..

Mereka berencana menggalang proyek amal yang akan dilangsungkan pada tahun 2019. Dengan penuh harap, niat baik tersebut akan berjalan lancar dan bermanfaat untuk semua korban tsunami Selat Sunda.

Hal pertama yg gw lgs kerjain pagi itu gw lgs contact @raffinagita1717 @ferdy_tahier dan @ryanhazairin untuk meeting sore nya dgn agenda bikin project charity d 2019..well mudah2an semua lancar dan bs bermanfaat buat semua korban tsunami Banten dan Lampung..buat @ifanseventeen stay strong bro 😇🙏,” tulis drumer Element itu.

Fakta yang disampaikannya ini berhasil membuat warganet tercengang. Tengok saja unggahan terakhir Didi Riyadi yang dipenuhi ucapan syukur dan dukungan untuk proyek yang akan dilakukannya itu.

Semoga rencananya brjln dgn lancar bang didi,” tulis akun @unymc10.

Alhamdulillah kak didi masih dlm lindungan Allah SWT,” sambung akun @ayung_arun.

Rezeki..jodoh ..maut tidak akan pernh tertukar,” akun @rara_umami, menambahkan.

Continue Reading

Infotainment

Awal Terdeteksinya Kanker Darah Dian Pramana Poetra

admin

Published

on

By

Photo Doc. Dian Praman Putra

WAKUBAN.CO | JAKARTA – Dian Pramana Poetra kalah melawan kanker darah atau leukemia yang bersarang di tubuhnya. Ia meninggal dunia di usia 57 tahun pada Kamis (27/12/2018) malam di Jakarta.

Istri Dian Pramana Poetra, Iin Indy, menuturkan, penyakit yang diderita suaminya tak terdeteksi sejak dini. Penyakit leukemia itu baru diketahui beberapa bulan lalu.

Awalnya, keluhan yang dirasakan musikus kawakan tersebut hanyalah cegukan. Kemudian disusul dengan beberapa keluhan kesehatan lainnya dari Dian Pramana Poetra.

“Sudah lama kita pikir cegukan biasa. Kita kan juga sering cegukan biasa ya. Kita pikir asam lambungnya naik kan cegukan ya,” imbuh Iin Indy di Pemakaman Wakaf Ibadurrachman, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (28/12/2018).

“Ngilu-ngilu badannya rasanya ngilu greges jadi sering minta dipijitin. Terus nafsu makannya berkurang, sudah empat bulanan. Tapi ngeluhnya enggak sampai empat bulan baru dua bulanlah mungkin,” sambungnya.

Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat

Telat diagnosa juga disebabkan karena sejak awal Dian Pramana Poetra enggan memeriksakan kesehatannya ke dokter. Ia takut mendengar kabar buruk tentang kondisinya.

“Katanya itu leukemia, kita semua belum tahu. Dia tidak pernah ke dokter, takut kalau ke dokter. Sering dibujukin ke dokter enggak mau. Kalau ke dokter takut ini itu, dia selalu khawatir,” tandas sang istri.

Sehari setelah meninggal dunia, jasad Dian Pramana Poetra pun dimakamkan pada Jumat (28/12/2018) siang. Jenazahnya dikebumikan di Tanah Wakaf Masjid Ibadurrachman, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.

Sumber : Liputan6.Com

Continue Reading

Trending