Connect with us

Kriminal

Terpidana Narkoba Kedapatan Nyabu di Sel Tahanan

admin

Published

on

| 24 views
Ilustrasi

WAKUBAN.CO,  Tebing Tinggi – Dua terpidana kasus narkoba initial IN dan SR kedapatan nyabu di sel tempatnya ditahan di Lembaga Permasyarakatan (LP) kelas II B Jl.Pusara Pejuang Tebingtinggi pukul 14.00 WIB Sabtu pekan kemarin.

Kepala LP kelas II B Tebingtinggi  Theo Andrianus Purba mengatakan,IN dan SR kedapatan sedang nyabu saat dua petugas Lapas Sudiono dan Zulfikar mengadakan razia.

Dari kamar 03 Blok B itu, petugas menemukan 1 bungkus Kristal diduga sabu dengan satu buah alat hisap bong.

“Keduanya merupakan terpidana kasus narkotika, IN tahanan PN medan, sedangkan SR tahanan PN Tebingtinggi,” jelas Theo

Kepada petugas Lapas IN mengaku, sabu di beli dari warga Bagelen Initial HB.

Selanjutnya HB menitip narkotika itu kepada DS. DS berpura pura berkunjung membawa makanan.

Mengelabui petugas Lapas, DS mengemas sabu kedalam kemasan plastik kecil transparan yang disembunyikan dalam perut ikan lele goreng.

Setelah diringkus terpidana narkotika IN dan SR langsung diserahkan Kalapas Theo Andrianus ke Mapolres Tebingtinggi

 

Kriminal

Pakai Sabu, Dua Pemuda Ini Diamankan Polisi

admin

Published

on

By

Dua Pelaku Narkoba - Saat diamankan di Mapolsek Dolok Masihul Serdang Bedagai Sumatera Utara (Photo : WAKUBAN.CO /Rahmadsyah)

SERDANG BEDAGAI – Dua pemuda MAH alias V(26) dan AS alias G(19) diringkus Tim Opsnal Reskrim Polsek Dolok Masihul karena terlibat kasus Narkoba Jumat (21/6) malam kemarin.

Kapolsek Dolok Masihul, Ajun Komisaris Polisi, Jhonson M. Sitompul, SH. MH mengatakan, kedua pelaku memperoleh narkotika jenis sabu dari pelaku OSN alias O(30) warga Dusun I, II, Desa Kuala Bali, Kecamatan Serbajadi Serdang Bedagai yang sudah ditangkap sebelumnya.

Penangkapan yang bermula dari keresahan warga itu mengungkap seputar transaksi narkoba yang diketahui masih anggota OSN.

” Dipimpin Kanit Reskrim Ipda M Tambunan, undercover polisi di lokasi membuahkan hasil, Ma alias V sedang bersama AS alias G, dirumah pelaku V dan petugas menerobos kediaman pelaku,benar keduanya berada di dalam,” kata Kapolsek M Jhonson dalam keterangannya Minggu(23/6).

Di dalam rumah polisi menemukan barang bukti 1 buah bong yang sudah di bentuk sedemikian rupa, 2 buah kaca pirex bekas narkoba yang sudah di bakar, 2 buah mancis serta 1 buah pipet putih bentuk sekop dan 1 bungkus kecil plastik transparan.

Sempat terjadi aksi kejar kejaran,saat pelaku berusaha melarikan diri dan akhirnya berhasil ditangkap.

” Penggeledahan badan dan seluruh rumah disaksikan perangkat desa disana, barang bukti narkoba tidak ditemukan,” tuturnya.

Hasil interogasi Polisi, pelaku mengaku warga Dusun I, II, Desa Kuala Bali, Kecamatan Serbajadi itu menggunakan narkoba secara bersama.

” Keduanya mengaku dapat narkoba dari rekan mereka bernama OSN yang sudah kita amankan sebelumnya, iya keduanya diamankan di Polsek Dolok Masihul untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka sesuai hukum ya g berlaku,” pungkas M Jhonson. (rms14/wku)

Continue Reading

Infotainment

Polda Jatim Bakal Periksa Pengguna Vanessa Angel

admin

Published

on

By

Vanessa Angel datangi Mapolda Jatim untuk Wajib Lapor. (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)

Polda Jawa Timur berencana memanggil pelanggan Vanessa Angel dalam kasus prostitusi online. Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Akhmad Yusep Gunawan menyebut bakal menjadwalkan pemanggilan itu bersamaan dengan penetapan status Avriella Shaquilla.

“Kami jadwalkan pemeriksaan terkait dengan VA bagi usernya. Kami akan gelar bersamaan dengan pemanggilan atau penetapan AS(Avriella Shaquilla),” kata Yusep di Mapolda Jatim, Kota Surabaya, Senin (28/1).

Yusep mengatakan bakal mengembangkan kasus prostitusi online itu lebih dalam. “Nanti kami lihat dari data digital yang kami dapatkan, dan itu (pengguna VA) perkembangannya masih sebagai saksi,” jelasnya.

Sementara, ahli hukum Universitas Brawijaya Malang Lucky Endrawati mengatakan para pelanggan prostitusi online memiliki potensi untuk dipidana dengan dijerat Pasal 12 Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Tahun 2007 dengan ancaman minimal 3 tahun penjara.

Lucky menjelaskan, barang siapa yang menggunakan korban TPPO dengan cara menyetubuhi ataupun mencabuli akan dikenakan pasal tersebut.

“Nah terkait dengan kasus prostitusi online ini tidak menutup kemungkinan Undang-Undang Tindak Pidana Pemberantasan Perdagangan Orang itu digunakan sebagai landasan untuk menjerat pengguna, sebagai usernya,” terangnya.

Polda Jatim sebelumnya menetapkan Vanessa Angel sebagai tersangka pada Rabu (16/1) . Polisi menjerat Vanessa dengan UU ITE. Vanessa diduga menyebarkan konten yang bermuatan pornografi. Adapun pasal yang menjerat Vanessa adalah Pasal 27 ayat 1 UU ITE.

Sumber : kumparan.com

Continue Reading

Kriminal

Parah, Ini Ucapan Kades Sei Kelembak Samri Sihombing saat Menelpon Dilla Sabtu malam

admin

Published

on

By

Ilustrasi

WAKUBAN.CO, Tebing Tinggi – Sikap nekad Dilla membeberkan persoalan surat nikah sirih membuat Samri jengah.

Samri tiba tiba menelepon Dilla pada Sabtu (25/1/2019) pukul 20.08 WIB. Kades itu menanyakan posisi Dilla.

Dilla langsung menjawab di Kantor Polisi soal surat tanah orangtuanya yang digadai Samri.

“(Samri : Ngapain kau di kantor polisi, tak puas kau,tapi sudah kau beritakan di koran, ngapai pula kau mau dipenjara, kok bisa, tapi sudah gembor gembor kau di Kampung,) Dilla : kan gadaikan surat tanah

Durasi percakapan berdurasi 1,28 menit itu menguak karakter Samri yang bekerja sebagai Kades Sei Kelembak Kec.Dolok Merawan Kab. Sergai.

Tanpa beban Samri  mengajak Dilla “ON” (Istilah mencari kesenangan,red) Sabtu malam itu.

Dilla membalas “Banyak duit “ Samri menjawab” ee..kita kok.

“ Tiba-tiba dia ngajak Dilla “ON” (istilah dugem,red), iyah banyak duit, ucap Dilla,duit adalah, jangan kira sudah dilapor sana sini tak bisa apa.”ucap Dilla menirukan.

Samri mendesak menjemput Dilla naik  becak karena sepeda motor miliknya sudah tidak ada.

Dilla mengelak. Samri langsung menutup telp. “ ya udahlah kalau nggak mau.”ungkap Dilla.

 

Continue Reading

Trending