Connect with us

Kriminal

Ini Bukti Surat Nikah Sirih Samri Sihombing Kades Desa Sei Kelembak Sergai

admin

Published

on

| 549 views
Photo : Rahmadsyah | wakuban.co

WAKUBAN.CO | Serdang Bedagai – Samri Sihombing (31) Pria beristri yang menjabat sebagai Kepala Desa Sei Kelembak Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai diterpa isu perselingkuhan.

Suami dari pasangan sah Fitrianingsih itu terendus memiliki istri simpanan yang tinggal di seputar kawasan Kecamatan Tebingtinggi Kota.

Wanita itu adalah  Fadilla Harina binti Husin alias Dilla (28) warga Jl.Basuki No.13 Kelurahan Tebingtinggi Lama Kec.Tebingtinggi Kota.

Surat nikah Sirih Samri Sihombing dengan  Fadilla beredar ke publik.

Dilla kepada WAKUBAN.CO menguak cerita awal pertemuannya dengan Samri yang terjadi pada Juni  2017 silam.

Tepat lebaran kedua, pertemuan keduanya diawali  di sebuah rumah di Komplek Perumnas dan berlanjut di sebuah tempat hiburan malam Karaoke Coin Cafee kawasan Jl.A Yani Tebingtinggi.

4 (empat ) bulan setelah menjalin hubungan,Dilla mengandung anak Samri.

Mengetahui Dilla hamil,Samri menikahi Dilla secara sirih pada 29 Desember 2017 silam di seputar Jl. K.F Tandean (Jl.Bulian) Kelurahan Bandar Sakti Kecamatan Tebingtinggi Kota.

Pria beristri itu pun berjanji akan membiayai biaya persalinan dan akan memberi nafkah lahir batin kepada Dilla.

Namun janji Samri tak berujung pada niat baik. Dilla yang  bersalin Cessar tidak  memperoleh biaya apapun sampai buah cinta keduanya lahir pada April 2018 yang diberi nama Nuraini Sandrila Sihombing.

Delapan bulan hidup tanpa nafkah, Dilla tetap bertahan hidup. Upaya mencari keadilan terus dilakukan.

Tahun 2018,Dilla berusaha menjalin komunikasi kepada Samri melalui saluran komunikasi handphone dan  whatsapp. Namun nomor handphone Dilla malah diblokir.

Namun upaya Dilla tak membuahkan hasil. Mencari keadilan, Dilla memberanikan diri menyambangi kediaman Samri di kawasan Desa Kelembah Kecamatan Dolok Merawan.

Walau ketemu dengan Amri (red. sapaan sayang  Dilla kepada Samri),Dilla malah memperoleh sambutan tak senonoh dari Amri dan orangtuanya.

“Mau apa kau kesini,bawa keluar dari rumah ini, anak haram itu.”kata Dilla menirukan.

Sakit hati Dilla semakin dalam,ketika diketahui Samri yang telah menikahinya kembali menjalin hubungan dengan seorang wanita bernama Sri Wahyuni warga Bedagai yang tengah hamil 6 bulan.

“Bang Amri berjanji akan menanggungjawabi biaya persalinan dan nafkah hidup buah hati kami, akan tetapi uang bersalin dan nafkah tak pernah dia berikan sampai saat ini,” Jelas Dilla di sebuah kawasan kuliner A.Yani Sabtu (5/1).

Upaya menuntut tanggung jawab Samri dilakukan. Dilla menyambangi rumah Samri di kawasan Dusun Sei Kelembak.

Dihadapan istri sah Samri,Dilla malah menerima perlakuan tak senonoh dari Samri dan orangtua Samri yang berang melihat kedatangan Dilla ketika itu.

“Keluar dari rumah ini,bawa anak haram itu keluar,”kata Dilla menirukan.

Kepala Dusun Sei Kelembak Samri Sihombing melalui via whatsapp Sabtu (5/1) menuliskan “Nanti saya konfirmasi pak,kebetulan saya lagi nggk enak badan pak,nanti saya konfirmasi ke Bapak, maaf sebelumnya pak.” Tulis Samri di via whatsapp.

 

Kriminal

Pakai Sabu, Dua Pemuda Ini Diamankan Polisi

admin

Published

on

By

Dua Pelaku Narkoba - Saat diamankan di Mapolsek Dolok Masihul Serdang Bedagai Sumatera Utara (Photo : WAKUBAN.CO /Rahmadsyah)

SERDANG BEDAGAI – Dua pemuda MAH alias V(26) dan AS alias G(19) diringkus Tim Opsnal Reskrim Polsek Dolok Masihul karena terlibat kasus Narkoba Jumat (21/6) malam kemarin.

Kapolsek Dolok Masihul, Ajun Komisaris Polisi, Jhonson M. Sitompul, SH. MH mengatakan, kedua pelaku memperoleh narkotika jenis sabu dari pelaku OSN alias O(30) warga Dusun I, II, Desa Kuala Bali, Kecamatan Serbajadi Serdang Bedagai yang sudah ditangkap sebelumnya.

Penangkapan yang bermula dari keresahan warga itu mengungkap seputar transaksi narkoba yang diketahui masih anggota OSN.

” Dipimpin Kanit Reskrim Ipda M Tambunan, undercover polisi di lokasi membuahkan hasil, Ma alias V sedang bersama AS alias G, dirumah pelaku V dan petugas menerobos kediaman pelaku,benar keduanya berada di dalam,” kata Kapolsek M Jhonson dalam keterangannya Minggu(23/6).

Di dalam rumah polisi menemukan barang bukti 1 buah bong yang sudah di bentuk sedemikian rupa, 2 buah kaca pirex bekas narkoba yang sudah di bakar, 2 buah mancis serta 1 buah pipet putih bentuk sekop dan 1 bungkus kecil plastik transparan.

Sempat terjadi aksi kejar kejaran,saat pelaku berusaha melarikan diri dan akhirnya berhasil ditangkap.

” Penggeledahan badan dan seluruh rumah disaksikan perangkat desa disana, barang bukti narkoba tidak ditemukan,” tuturnya.

Hasil interogasi Polisi, pelaku mengaku warga Dusun I, II, Desa Kuala Bali, Kecamatan Serbajadi itu menggunakan narkoba secara bersama.

” Keduanya mengaku dapat narkoba dari rekan mereka bernama OSN yang sudah kita amankan sebelumnya, iya keduanya diamankan di Polsek Dolok Masihul untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka sesuai hukum ya g berlaku,” pungkas M Jhonson. (rms14/wku)

Continue Reading

Infotainment

Polda Jatim Bakal Periksa Pengguna Vanessa Angel

admin

Published

on

By

Vanessa Angel datangi Mapolda Jatim untuk Wajib Lapor. (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)

Polda Jawa Timur berencana memanggil pelanggan Vanessa Angel dalam kasus prostitusi online. Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Akhmad Yusep Gunawan menyebut bakal menjadwalkan pemanggilan itu bersamaan dengan penetapan status Avriella Shaquilla.

“Kami jadwalkan pemeriksaan terkait dengan VA bagi usernya. Kami akan gelar bersamaan dengan pemanggilan atau penetapan AS(Avriella Shaquilla),” kata Yusep di Mapolda Jatim, Kota Surabaya, Senin (28/1).

Yusep mengatakan bakal mengembangkan kasus prostitusi online itu lebih dalam. “Nanti kami lihat dari data digital yang kami dapatkan, dan itu (pengguna VA) perkembangannya masih sebagai saksi,” jelasnya.

Sementara, ahli hukum Universitas Brawijaya Malang Lucky Endrawati mengatakan para pelanggan prostitusi online memiliki potensi untuk dipidana dengan dijerat Pasal 12 Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Tahun 2007 dengan ancaman minimal 3 tahun penjara.

Lucky menjelaskan, barang siapa yang menggunakan korban TPPO dengan cara menyetubuhi ataupun mencabuli akan dikenakan pasal tersebut.

“Nah terkait dengan kasus prostitusi online ini tidak menutup kemungkinan Undang-Undang Tindak Pidana Pemberantasan Perdagangan Orang itu digunakan sebagai landasan untuk menjerat pengguna, sebagai usernya,” terangnya.

Polda Jatim sebelumnya menetapkan Vanessa Angel sebagai tersangka pada Rabu (16/1) . Polisi menjerat Vanessa dengan UU ITE. Vanessa diduga menyebarkan konten yang bermuatan pornografi. Adapun pasal yang menjerat Vanessa adalah Pasal 27 ayat 1 UU ITE.

Sumber : kumparan.com

Continue Reading

Kriminal

Parah, Ini Ucapan Kades Sei Kelembak Samri Sihombing saat Menelpon Dilla Sabtu malam

admin

Published

on

By

Ilustrasi

WAKUBAN.CO, Tebing Tinggi – Sikap nekad Dilla membeberkan persoalan surat nikah sirih membuat Samri jengah.

Samri tiba tiba menelepon Dilla pada Sabtu (25/1/2019) pukul 20.08 WIB. Kades itu menanyakan posisi Dilla.

Dilla langsung menjawab di Kantor Polisi soal surat tanah orangtuanya yang digadai Samri.

“(Samri : Ngapain kau di kantor polisi, tak puas kau,tapi sudah kau beritakan di koran, ngapai pula kau mau dipenjara, kok bisa, tapi sudah gembor gembor kau di Kampung,) Dilla : kan gadaikan surat tanah

Durasi percakapan berdurasi 1,28 menit itu menguak karakter Samri yang bekerja sebagai Kades Sei Kelembak Kec.Dolok Merawan Kab. Sergai.

Tanpa beban Samri  mengajak Dilla “ON” (Istilah mencari kesenangan,red) Sabtu malam itu.

Dilla membalas “Banyak duit “ Samri menjawab” ee..kita kok.

“ Tiba-tiba dia ngajak Dilla “ON” (istilah dugem,red), iyah banyak duit, ucap Dilla,duit adalah, jangan kira sudah dilapor sana sini tak bisa apa.”ucap Dilla menirukan.

Samri mendesak menjemput Dilla naik  becak karena sepeda motor miliknya sudah tidak ada.

Dilla mengelak. Samri langsung menutup telp. “ ya udahlah kalau nggak mau.”ungkap Dilla.

 

Continue Reading

Trending