Connect with us

Bisnis

28 Investor Tertarik Kelola Bandara Kualanamu

admin

Published

on

| 31 views
Bandara Kualanamu Kab.Deli Serdang (Photo:medanmegazine.com)

WAKUBAN.CO | JAKARTA –  PT Angkasa Pura II (Persero) terus tindak lanjuti konsep kemitraan strategis untuk pengelolaan Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Langkah ini merupakan hasil tindak lanjut penandatanganan nota kesepahaman strategic partnership dalam kegiatan Indonesia Investment Forum yang dilaksanakan di Nusa Dua, Bali, Oktober 2018 silam.

Menggandeng Danareksa Sekuritas sebagai mitra pendamping dalam proses penawaran kemitraan, Angkasa Pura II (AP II) membuka kesempatan bagi calon investor yang berminat untuk bekerjasama dalam pengelolaan dan investasi bersama di Bandara Internasional Kualanamu.

Terhitung sejak 8 Oktober lalu, Angkasa Pura II telah mengantongi izin dari Menteri BUMN terkait pembentukan anak perusahaan yang akan mengelola dan melakukan pengusahaan Bandara Internasional Kualanamu. Hal ini sebagai langkah cepat pelaksanaan implementasi kemitraan strategis tersebut.

Presiden Direktur Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, coba menjelaskan terkait rencana terdekat yang akan dilakukan tim manajemen perseroan. Menurutnya, langkah cepat telah dilakukan dengan pembentukan anak perusahaan PT Angkasa Pura Aviasi yang akan fokus mengelola kemitraan strategis Bandara Internasional Kualanamu

“Fase kemitraan strategis ini terbagi menjadi 3 yaitu preparation and market sounding, bidding process, dan partner selection dimana saat ini AP II telah menyelesaikan proses preparation and market evaluation dan sedang melakukan key term sheet evaluation untuk dilanjutkan ke fase selanjutnya,” jelasnya, Minggu (30/12/2018).

Awaluddin menyatakan, calon mitra strategis pengelolaan Bandara Internasional Kualanamutidak hanya berasal dari dalam negeri, namun juga berasal dari luar negeri. Hingga saat ini, sudah terdapat 28 calon mitra strategis yang telah menyampaikan Letter of Intent (LOI) kepada Angkasa Pura II.

Adapun proses key term sheet evaluation dilakukan untuk penyusunan dokumen Request For Proposal (RFP) agar dapat segera didistribusikan kepada calon mitra strategis. Kemudian dilanjutkan dengan rangkaian proses uji tuntas dan proses implementasi transaksi yang ditargetkan pada pertengahan 2019 telah terpilih mitra pemenang.

Proses Terus Berjalan

Bandara Kualanamu Kab.Deli Serdang (Photo:medanmagazine.com)

Periode September-Oktober 2018 menjadi momen awal bagi Angkasa Pura II untuk bergerak memperkenalkan bandara komesial terbesar keempat di Indonesia tersebut.

Manajemen Angkasa Pura II melakukan kegiatan market sounding pada acara Global Airport Develoopment (GAD) Forum di Singapura. Dilanjutkan dengan kegiatan one-on-one meetingdalam event IMF World Forum di Bali bersama 12 calon mitra strategis yang berasal dari sejumlah negara Eropa dan Asia.

“Serangkaian proses administrasi sedang kami jalankan dan tentu dalam perjalanannya, kami juga telah memiliki persyaratan utama kepada calon mitra. Yang jelas harus mampu dan berpengalaman mengelola bandara serta menaikkan traffic, memiliki pengetahuan sisi operasional dan bisnis bandara, dan juga harus memiliki kemampuan untuk memberikan pendanaan dalam jangka Panjang,” ujar Awaluddin.

Sumber :Liputan6.com

Bisnis

Operasi Pasar Bandrol Sembako dibawah Harga Pasaran

admin

Published

on

By

Walikota Tebing Tinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan bersama warga pada Operasi Pasar Jelang Idul Fitri 1440 H

TEBING TINGGI – Operasi Pasar (OP) menjadi strategi Pemerintah untuk membantu warga memperoleh sembako dibawah harga pasar.

Ratusan warga lokal terlihat mengapresiasi langkah OP yang digelar pemerintah pada Senin hingga Selasa (4/6) besok.

Dihadapan warga, WaliKota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan menekankan, Operasi Pasar di Tanah Lapang Merdeka berlangsung selama dua hari.

Kebutuhan bahan pokok seperti beras, daging beku, gula pasir, minyak goreng, tepung, cabai merah dan bawang dijual dibawah harga pasar terkini.

Daging beku misalnya, di beberapa pasar tradisional, harga daging disana dibandrol Rp.100.000/Kg. Sementara kegiatan OP jelang Idul Fitri 1440 H itu, harga daging beku hanya dijual Rp.80.000/Kg.

Demikian dengan cabai merah.
Harga komoditi itu hanya Rp68.000/Kg.Di sejumlah pasar harganya mencapai Rp.80.000 – Rp.90.000/Kg.

Komoditi bawang putih dari Rp.40.000-Rp.50.000/Kg menjadi Rp.36.000/kg.
“Kami harapkan OP ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya untuk menyambut hari Raya Idul Fitri,” ucapnya.

Umar mengharapkan Operasi Pasar dapat dimanfaatkan secara benar dengan berbelanja sesuai kebutuhan tanpa saling berdesakan.

” Belanjalah sesuai kebutuhan, bahan kebutuhan OP kita terbatas, tujuannya agar masyarakat yang lain turut kebagian,” pungkas Umar. (rms14/wkc)

Continue Reading

Bisnis

Transaksi Bisnis Degranasda PPUD Deli Serdang Tembus 1,4 Milyar

admin

Published

on

By

Lokasi Promosi PPUD Kab.Deli Serdang (Foto Istimewa : WAKUBAN.CO)

Deli Serdang, WAKUBAN.CO – Degranasda Fair dan Pasar Murah 2019 Kabupaten Deli Serdang sepekan kemarin mulai Kamis 16 s / d 22 Mei kemarin meningkatkan omzet di sektor bisnis produk lokal.

Degranasda Fair 2019

Dinas Perindustrian dan Perdagangan memilih Pusat Promosi Unggulan Daerah (PPUD) sebagai lokasi ajang promosi. Kegiatan sekaligus menyambut HBKN (Hari Besar Keagaamaan Nasional)

Komplek promosi bisnis yang masih dalam uji coba coba seputar kawasan Jl. Medan Lubukpakam KM 20,2 kawasan Tanjung Baru Tanjung Morawa Deli Serdang itu mendulang sukses.

Produk lokal tersaji dan menjadi pembeli lokal dan luar daerah di Ajang Degranasda Kab.Deli Serdang 2019

Faktanya, 37 stand boot pedagang yang disediakan secara gratis telah terisi dengan beragam produk batik lokal, barang pecah belah, produksi makanan kemasan, kerajinan rumah tangga hingga kuliner dari adonan kue hingga racikan bumbu bakso.

Kepala Dinas Perdagangan Deli Serdang melalui Kepala Seksi Dinas Perindustrian Dalam Negeri Zulkarnain D SH di Deli Serdang saat ditemui WAKUBAN.CO Rabu (22/5) mengungkap besaran transaksi bisnis produk lokal disana.

” Selama sepekan, putaran uang di PPUD mampu menembus angka 1,4 Milyar, cukup fantastis, dan sangat berbeda dari ajang Degranasda Fair sebelumnya.” Ungkap Zul.

Dipercaya sebagai ketua panitia pada ajang Ramadan1440 H itu, Zul membeberkan rencana Pemerintah Kabupaten terhadap kawasan PPUD sebagai lokasi bisnis andalan Kabupaten itu.

“Direncanakan, usai lebaran, kawasan bisnis ini akan louncing, kita tunggu kapan, tahap awal pedagangakan diberi waktu free retribusi selama 6 bulan, selanjutnya kita akan berlakukan tarif sesuai perda, ajang promosi ini menjadi agenda tetap setiap pertengahan ramadan,Insya Allah ” Jelasnya.

Sebelumya Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan bersama Wakil Bupati HM Ali Yusuf Siregar membuka Dekranasda Fair dan pasar murah menyambut puasa Ramadan dan Hari Raya Idul fitri 1440 H.

Salah satu produk lokal yang dijual di ajang promosi

Bupati H Ashari Tambunan bersama Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Ny Hj Yunita Ashari Tambuinan dan Sri Pepeni Yusuf Siregardan Sekdakab Darwin Zein S.Sos, kegiatan Dekranasda Adil dan pasar murah merupakan kepedulian Pemerintah Kabupaten bagi semua masyarakat.

Degranasda 2019 itu berlangsung sukses. Ketua TP PKk Kabupaten Deli Serdang Ny Hj Yunita Ashari Rabu (22/5/2019) menutup acara ajang bergengsi besutan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang itu.

Reporter: Rahmadsyah

Continue Reading

Bisnis

Kekayaan Potensi Alam Sergai, Peluang Besar Investor Berinvestasi

admin

Published

on

By

Bupati Soekirman.Wabub H Dharma Wijaya bersama Kadis PMP2TST Sergai Drs.H Akmal M.Si, Kadis PMP2TSP Provsu Ir H Arief Trinugroho, MT, Ketua Kadin (Kamar Dagang indistri) Sumut Sumut Ivan Iskandar Batubara, Wakapolres Sergai Kompol Henri Sibarani

WAKUBAN.CO | Serdang Bedagai – Bupati Kabupaten Serdang Bedagai Ir. H Soekirman mengatakan bahwa di Sergai memiliki  243 desa dengan kekayaan potensi alam perkebunan,pertanian kelautan dan budaya.

Hal itu  Soekirman merupakan peluang besar bagi Investor domestik dan manca negara untuk berinvetasi.

Dalam nawacita yang disampaikan Presiden RI Ir H Joko Widodo mengamanatkan bahwa pembangunan dimulai dari pinggiran yaitu mulai dari desa.

Agar peningkatan ekonomi desa makmur. Jika  desa-desa bisa makmur, maka kabupaten pun akan makmur, begitu juga provinsi juga akan mendapatkan hasil yang positif.

Diskusi menjadi moment saling bertukar fikiran dan pengalaman guna mendapatkan solusi serta ide-ide kreatif dalam hal pengembangan iklim usaha di Kabupaten Sergai.

Soekirman  menyampaikan, pembangunan dalam peningkatan ekonomi desa telah memberikan dampak signifikan.

Peresmian pembangunan infrastruktur Jembatan  penghubung kelompok pedagang dengan jarak tempuh awal 15 km berubah menjadi 1 km di Kecamatan Bandar Khalipah .

Pembangunan itu terbukti mendongkrak harga komiditi masyarakat sekitar desa disana.

Terkait peluang investasi, Soekirman  menyampaikan tujuan global Suistinable Development Goals (SDGs) pembangunan berkelanjutan yang terdiri atas 16 poin.

Diantaranya menghapus kemiskinan, mengakhiri kelaparan, kesehatan yang baik, pendidikan bermutu, kesetaraan gender, akses air bersih terjamin, energi terbarukan, pekerjaan layak, infrastruktur inovasi, mengurangi ketimpangan, kota dan komunitas yang berkelanjutan, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, menjaga ekosistem laut dan darat, perdamaian serta kemitraan untuk mencapai tujuan.

Kaitannya bagaimana koordinasi, kooperasi, dan kerjasama yang dibangun dengan kuat dan kokoh agar mampu mencapai tujuan global Suistinable Development Goals (SDGs).

Pihaknya berpendapat, memasuki era revolusi industri 4.0 dengan segala kemudahan teknologi dapat diikuti dengan komitmen saling mendukung, Inovasi serta kebersamaan.

“ Tidak semuanya harus memakai teknologi, tetap muka secara langsung masih sangat perlu agar  lebih dekat dan saling lebih memahami,”jelasnya.

Prestasi meraih predikat sebagai Kabupaten Zona Hijau kepatuhan tinggi dari Ombudsman RI terkait dengan kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Publik sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik di tahun 2018, menandakan bahwa Kab. Sergai dianggap kawasan yang memiliki  iklim yang baik untuk usaha.

Kabupaten itu juga mmerolehan penghargaan Pasar Tertib Ukur dari Kementerian Perdagangan sebagai daerah yang terjamin dalam ukuran dan timbangan oleh pelaku usaha.

Tanah bertuah Negeri Beradad itu juga meraih urutan pertama terbersih dalam pengelolaan keuangan dengan persentasi 79% hasil monitoring dan evaluasi Korsupgah KPK RI.

Soekirman mengharapkan, dengan perolehan berbagai penghargaam tersebut, pihaknya berharap  iklim usaha dan investasi di Sergai dapat menarik investor.

“ Tentu hal itu sekaligus dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa terwujudnya masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur,” kata Soekirman dihadapan Wabup H Darma Wijaya,  Ketua KADIN Sumut Ivan Iskandar Batubara, Wakapolres Sergai Kompol Henri Sibarani, Asisten Ekbangsos Ir H Kaharuddin.

Acara Gelar Temu Usaha Investasi 2019 di Aula Thema Park Resort Pantai Cermin Sergai Rabu lalu juga dihadiri oleh Kadis P2M2PTSP Provsu Ir H Arief Trinugroho, MT, Kadis PMP2TSP Sergai Drs  H Akmal, M.Si beserta jajaran.

 Kepala Bappeda Hj Prihatinah, Kadis Perindag Hj Nina Deliana, Camat Pantai Cermin Drs H Benny Saragih, MM, Muspika, para pelaku usaha, investor, serta para pimpinan perusahaan turut hadir petang itu.

 

Continue Reading

Trending