Connect with us

Bisnis

Begini Peran Srikandi RI Atasi Rumitnya Divestasi Freeport

admin

Published

on

| 26 views

WAKUBAN.CO | Papua – Pemerintah Indonesia akhirnya resmi memiliki 51,23 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Untuk mengambil alih saham tersebut, pemerintah Indonesia melewati berbagai proses.

Lewat tulisannya, Pendiri Program Doktor Ilmu Strategi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Rhenald Kasali memaparkan cerita di balik divestasi terumit di dunia dan peran tiga srikandi Indonesia. Tiga srikandi tersebut Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

Dalam tulisan tersebut, Rhenald Kasali menyebutkan kalau ada salah satu cerita yang tak diketahui publik, yaitu bagaimana salah satu srikandi Indonesia menghadapi CEO dan Vice Chairmen Freeport McMoran Copper and Gold Inc, Richard Adkerson.

“Kalau cerita bagaimana Sri Mulyani menghadapinya, sebagian sudah beredar. Lain kali saya jelaskan. Tapi saya ingin menjelaskan dulu peran Rini (Menteri BUMN Rini Soemarno-red)  yang memang sangat low profile,” tulis dia, seperti dikutip Sabtu (29/12/2018).

Rhenald menuturkan, kendati dipaksa patuh hukum yang berlaku, Richard Adkerson dan timnya masih terbiasa dengan gaya pendahulunya Bob Moffet. Bob dikenal enteng menghadapi presiden-presiden terdahulu. Karena deal-nya dengan presiden, maka bisa ditebak akibatnya.

Ia menyebutkan, Rini memang sempat mendengar PT FI bisa diambil tanpa bayar pada 2021. Akan tetapi, sebagai mantan CEO Astra International, ia tahu persis semua itu omong kosong.

“Itu sama ibaratnya dijanjikan akan mendapatkan iPhone ber-casing emas. Alih-alih Iphone, yang tertinggal bisa jadi cuma casing-nya saja. Teknologinya pasti dibawa pulang asing. Belum lagi tuntutan-tuntutan hukumnya,” tulis dia.

Ia menambahkan, kalau dibawa ke Mahkamah Agung RI, mungkin dimenangkan. Akan tetapi, masalahnya menurut Rhenald, kasus ini akan dibawa ke ranah arbitrase internasional. “Kemungkinan menangnya di bawah 40 persen,” tulis dia.

Jadi satu-satunya jalan, menurut dia adalah negosiasi secara rasional agar jangan sampai mendapat casing emasnya saja. “Begitulah mengurus korporasi. Ini bukan game gagah-gahagan asal ngomong, melainkan sebuah game logis dan harus penuh perhitungan,” ujar Rhenald.

Lalu bagaimana cara mengatasinya? Rhenald menuturkan, dirinya mengenal Rini Soemarno sejak 1999 ketika kembali ke PT Astra Internasional sebagai CEO. Rini ditugaskan mengatasi kerugian sebesar Rp 7,3 triliun yang membuat Astra nyaris bangkrut, ia pun melakukan restrukturisasi besar-besaran.

“Begitu prosesnya selesai, saya diminta memberi penjelasan kepada para investor strategisnya sekaligus meluncurkan logo barunya. Duduk di sisi kiri saya Kasospol TNI, Susilo Bambang Yudhoyono, dan di sebelah kanan saya, Dr. Sri Mulyani. Saat itu Sri adalah pengamat ekonomi,” ujar dia.

“Seingat saya investor gelisah karena harga saham Astra terus anjlok ke sekitar Rp 200. Tetapi Rini dan saya menenangkan. Juga SBY dan SMI. Ia meyakinkan bahwa memegang saham Astra harus long term,” ia menambahkan.

Kelak rekomendasi itu tepat adanya. Pada 2010, harga saham Astra Internasional berhasil tembus Rp 40.550.  Lantas apa hubungannya dengan Freeport?

“Begini, ternyata salah satu investor Astra itu, kebetulan juga salah satu pemegang saham penting dari Freeport McMoran, di samping Vanguard dan Icahn. Rini tidak menyia-nyiakan info itu. Apalagi para eksekutif perusahaan investasi itu sudah lama mengenal reputasinya. Ia segera mengontak mereka dan bertemu di London,” ujar Rhenald.

Dari portofolionya sebesar USD 100 miliar, Rhenald menuturkan, mereka ternyata menguasai portofolio dalam bidang tambang yang cukup besar, sekitar USD 40 miliar. “Bisa dibayangkan, betapa takluknya para CEO perusahaan tambang pada investor besar ini,” tulis Rhenald.

Singkat cerita, eksekutif perusahaan investasi itu pun bekerja dan berhasil menjelaskan kepada publik Indonesia telah berubah. Indonesia juga mendapatkan rating bagus dari Moody’s and Fitch Group.

“Di lain pihak, perusahaan investasi itu sudah lama mendalami siapa-siapa saja CEO yang menjadi pembuat kebijakan di Indonesia sehingga mereka punya harapan positif. Bahkan mereka ikut membeli Global Bond Indonesia. Selanjutnya, apa yang terjadi dengan Adkerson saya tidak tahu persis. Saya mendengar Richard Adkerson menjadi lebih kooperatif,” kata Rhenald.

Sumber : Liputan6.Com

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bisnis

Operasi Pasar Bandrol Sembako dibawah Harga Pasaran

admin

Published

on

By

Walikota Tebing Tinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan bersama warga pada Operasi Pasar Jelang Idul Fitri 1440 H

TEBING TINGGI – Operasi Pasar (OP) menjadi strategi Pemerintah untuk membantu warga memperoleh sembako dibawah harga pasar.

Ratusan warga lokal terlihat mengapresiasi langkah OP yang digelar pemerintah pada Senin hingga Selasa (4/6) besok.

Dihadapan warga, WaliKota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan menekankan, Operasi Pasar di Tanah Lapang Merdeka berlangsung selama dua hari.

Kebutuhan bahan pokok seperti beras, daging beku, gula pasir, minyak goreng, tepung, cabai merah dan bawang dijual dibawah harga pasar terkini.

Daging beku misalnya, di beberapa pasar tradisional, harga daging disana dibandrol Rp.100.000/Kg. Sementara kegiatan OP jelang Idul Fitri 1440 H itu, harga daging beku hanya dijual Rp.80.000/Kg.

Demikian dengan cabai merah.
Harga komoditi itu hanya Rp68.000/Kg.Di sejumlah pasar harganya mencapai Rp.80.000 – Rp.90.000/Kg.

Komoditi bawang putih dari Rp.40.000-Rp.50.000/Kg menjadi Rp.36.000/kg.
“Kami harapkan OP ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya untuk menyambut hari Raya Idul Fitri,” ucapnya.

Umar mengharapkan Operasi Pasar dapat dimanfaatkan secara benar dengan berbelanja sesuai kebutuhan tanpa saling berdesakan.

” Belanjalah sesuai kebutuhan, bahan kebutuhan OP kita terbatas, tujuannya agar masyarakat yang lain turut kebagian,” pungkas Umar. (rms14/wkc)

Continue Reading

Bisnis

Transaksi Bisnis Degranasda PPUD Deli Serdang Tembus 1,4 Milyar

admin

Published

on

By

Lokasi Promosi PPUD Kab.Deli Serdang (Foto Istimewa : WAKUBAN.CO)

Deli Serdang, WAKUBAN.CO – Degranasda Fair dan Pasar Murah 2019 Kabupaten Deli Serdang sepekan kemarin mulai Kamis 16 s / d 22 Mei kemarin meningkatkan omzet di sektor bisnis produk lokal.

Degranasda Fair 2019

Dinas Perindustrian dan Perdagangan memilih Pusat Promosi Unggulan Daerah (PPUD) sebagai lokasi ajang promosi. Kegiatan sekaligus menyambut HBKN (Hari Besar Keagaamaan Nasional)

Komplek promosi bisnis yang masih dalam uji coba coba seputar kawasan Jl. Medan Lubukpakam KM 20,2 kawasan Tanjung Baru Tanjung Morawa Deli Serdang itu mendulang sukses.

Produk lokal tersaji dan menjadi pembeli lokal dan luar daerah di Ajang Degranasda Kab.Deli Serdang 2019

Faktanya, 37 stand boot pedagang yang disediakan secara gratis telah terisi dengan beragam produk batik lokal, barang pecah belah, produksi makanan kemasan, kerajinan rumah tangga hingga kuliner dari adonan kue hingga racikan bumbu bakso.

Kepala Dinas Perdagangan Deli Serdang melalui Kepala Seksi Dinas Perindustrian Dalam Negeri Zulkarnain D SH di Deli Serdang saat ditemui WAKUBAN.CO Rabu (22/5) mengungkap besaran transaksi bisnis produk lokal disana.

” Selama sepekan, putaran uang di PPUD mampu menembus angka 1,4 Milyar, cukup fantastis, dan sangat berbeda dari ajang Degranasda Fair sebelumnya.” Ungkap Zul.

Dipercaya sebagai ketua panitia pada ajang Ramadan1440 H itu, Zul membeberkan rencana Pemerintah Kabupaten terhadap kawasan PPUD sebagai lokasi bisnis andalan Kabupaten itu.

“Direncanakan, usai lebaran, kawasan bisnis ini akan louncing, kita tunggu kapan, tahap awal pedagangakan diberi waktu free retribusi selama 6 bulan, selanjutnya kita akan berlakukan tarif sesuai perda, ajang promosi ini menjadi agenda tetap setiap pertengahan ramadan,Insya Allah ” Jelasnya.

Sebelumya Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan bersama Wakil Bupati HM Ali Yusuf Siregar membuka Dekranasda Fair dan pasar murah menyambut puasa Ramadan dan Hari Raya Idul fitri 1440 H.

Salah satu produk lokal yang dijual di ajang promosi

Bupati H Ashari Tambunan bersama Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Ny Hj Yunita Ashari Tambuinan dan Sri Pepeni Yusuf Siregardan Sekdakab Darwin Zein S.Sos, kegiatan Dekranasda Adil dan pasar murah merupakan kepedulian Pemerintah Kabupaten bagi semua masyarakat.

Degranasda 2019 itu berlangsung sukses. Ketua TP PKk Kabupaten Deli Serdang Ny Hj Yunita Ashari Rabu (22/5/2019) menutup acara ajang bergengsi besutan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang itu.

Reporter: Rahmadsyah

Continue Reading

Bisnis

Kekayaan Potensi Alam Sergai, Peluang Besar Investor Berinvestasi

admin

Published

on

By

Bupati Soekirman.Wabub H Dharma Wijaya bersama Kadis PMP2TST Sergai Drs.H Akmal M.Si, Kadis PMP2TSP Provsu Ir H Arief Trinugroho, MT, Ketua Kadin (Kamar Dagang indistri) Sumut Sumut Ivan Iskandar Batubara, Wakapolres Sergai Kompol Henri Sibarani

WAKUBAN.CO | Serdang Bedagai – Bupati Kabupaten Serdang Bedagai Ir. H Soekirman mengatakan bahwa di Sergai memiliki  243 desa dengan kekayaan potensi alam perkebunan,pertanian kelautan dan budaya.

Hal itu  Soekirman merupakan peluang besar bagi Investor domestik dan manca negara untuk berinvetasi.

Dalam nawacita yang disampaikan Presiden RI Ir H Joko Widodo mengamanatkan bahwa pembangunan dimulai dari pinggiran yaitu mulai dari desa.

Agar peningkatan ekonomi desa makmur. Jika  desa-desa bisa makmur, maka kabupaten pun akan makmur, begitu juga provinsi juga akan mendapatkan hasil yang positif.

Diskusi menjadi moment saling bertukar fikiran dan pengalaman guna mendapatkan solusi serta ide-ide kreatif dalam hal pengembangan iklim usaha di Kabupaten Sergai.

Soekirman  menyampaikan, pembangunan dalam peningkatan ekonomi desa telah memberikan dampak signifikan.

Peresmian pembangunan infrastruktur Jembatan  penghubung kelompok pedagang dengan jarak tempuh awal 15 km berubah menjadi 1 km di Kecamatan Bandar Khalipah .

Pembangunan itu terbukti mendongkrak harga komiditi masyarakat sekitar desa disana.

Terkait peluang investasi, Soekirman  menyampaikan tujuan global Suistinable Development Goals (SDGs) pembangunan berkelanjutan yang terdiri atas 16 poin.

Diantaranya menghapus kemiskinan, mengakhiri kelaparan, kesehatan yang baik, pendidikan bermutu, kesetaraan gender, akses air bersih terjamin, energi terbarukan, pekerjaan layak, infrastruktur inovasi, mengurangi ketimpangan, kota dan komunitas yang berkelanjutan, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, menjaga ekosistem laut dan darat, perdamaian serta kemitraan untuk mencapai tujuan.

Kaitannya bagaimana koordinasi, kooperasi, dan kerjasama yang dibangun dengan kuat dan kokoh agar mampu mencapai tujuan global Suistinable Development Goals (SDGs).

Pihaknya berpendapat, memasuki era revolusi industri 4.0 dengan segala kemudahan teknologi dapat diikuti dengan komitmen saling mendukung, Inovasi serta kebersamaan.

“ Tidak semuanya harus memakai teknologi, tetap muka secara langsung masih sangat perlu agar  lebih dekat dan saling lebih memahami,”jelasnya.

Prestasi meraih predikat sebagai Kabupaten Zona Hijau kepatuhan tinggi dari Ombudsman RI terkait dengan kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Publik sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik di tahun 2018, menandakan bahwa Kab. Sergai dianggap kawasan yang memiliki  iklim yang baik untuk usaha.

Kabupaten itu juga mmerolehan penghargaan Pasar Tertib Ukur dari Kementerian Perdagangan sebagai daerah yang terjamin dalam ukuran dan timbangan oleh pelaku usaha.

Tanah bertuah Negeri Beradad itu juga meraih urutan pertama terbersih dalam pengelolaan keuangan dengan persentasi 79% hasil monitoring dan evaluasi Korsupgah KPK RI.

Soekirman mengharapkan, dengan perolehan berbagai penghargaam tersebut, pihaknya berharap  iklim usaha dan investasi di Sergai dapat menarik investor.

“ Tentu hal itu sekaligus dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa terwujudnya masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur,” kata Soekirman dihadapan Wabup H Darma Wijaya,  Ketua KADIN Sumut Ivan Iskandar Batubara, Wakapolres Sergai Kompol Henri Sibarani, Asisten Ekbangsos Ir H Kaharuddin.

Acara Gelar Temu Usaha Investasi 2019 di Aula Thema Park Resort Pantai Cermin Sergai Rabu lalu juga dihadiri oleh Kadis P2M2PTSP Provsu Ir H Arief Trinugroho, MT, Kadis PMP2TSP Sergai Drs  H Akmal, M.Si beserta jajaran.

 Kepala Bappeda Hj Prihatinah, Kadis Perindag Hj Nina Deliana, Camat Pantai Cermin Drs H Benny Saragih, MM, Muspika, para pelaku usaha, investor, serta para pimpinan perusahaan turut hadir petang itu.

 

Continue Reading

Trending